Diklatsar Banser Jember Simbol Pesantren Kedisiplinan

SEMANGAT: Peserta Diklatsar Banser Jember tetap semangat saat mengikuti latihan di PTPN XII Gunung Gambir Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru Jember, Jumat (5/11).

SUMBERBARU, ansorjember.or.id – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jember menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke XXXII. Kegiatan tersebut berlangsung di PTPN XII Gunung Gambir Sumberbaru Jember, Jumat (5/11).

Kali ini Badan Otonom (Banom) milik Ansor itu mengusung jargon ‘Pesantren Kedisiplinan’. Pasalnya kata Ketua PC GP Ansor Jember Izzul Ashlah, hal ini karena Banser merupakan santri Nahdlatul Ulama yang ditempa perjuangan keikhlasannya untuk berkhidmat di NU. “Mau pernah mondok atau tidak, mereka tetap dianggap santri KH Hasyim As’ari,” ujarnya

Diklatsar yang diselenggarakan oleh tiga PAC GP Ansor itu (Sumberbaru, Tanggul, dan Semboro) akan berlangsung selama tiga hari. “Terakhir hari Minggu besok,” ujar Ketua Pelaksana Kegiatan Muhammad Faruk.

Faruk menjelaskan, terdapat sekitar 150 peserta. Menurutnya Diklatsar sengaja dibatasi pesertanya untuk menghindari terjadinya penularan Covid 19.

Bahkan lanjut dia, setiap peserta wajib menunjukan sertifikat vaksin dan surat keterangan sehat. “Kita tetap terapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tegasnya.

Terpantau, perhari ini telah diberikan dua materi kegiatan oleh profesional di bidangnya. Diantaranya adalah materi Ke NU-an dan Indonesia oleh Agus Zainudin (Dosen Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember). Serta Peraturan Baris Berbaris (PBB) oleh dua personel TNI dari Kodim 0824 Jember.(*)

Reporter: Sugeng Hadi Wijaya
Fotografer: Sugeng Hadi Wijaya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *